ARTICLE
Showing posts with label Algoritma dan Struktur data. Show all posts
Showing posts with label Algoritma dan Struktur data. Show all posts

Langkah Membuat Algoritma dan Struktur data dengan Perulangan Positif (For To Do) Plus Contoh

Baiklah disini saya akan kembali mensharing artikel mengenai Algoritma dan struktur data, dan kali ini saya akan mencontohkan bagaimana membuat algoritma dan struktur data menggunakan Perulangan Positif yakni For to do.  

Perulangan Positif atau For to Do, Yaitu Perulangan Yang Perhitungannya Dari Kecil Ke arah yang Besar..Disini saya akan memberikan terlebih dahulu Flowchartnya agar jelas kita akan mencari apa.
Yang mana soalnya dari dosen saya adalah sebagai berikut dibawah ini :
Soal : "Selesaikan tugas Flowchart daftar harga bahan bakar minyak (BBM) 1 sampai 10 liter dengan harga bahan bakar -> Premium, solar, dan pertamax."

Sebenernya saya sedikit kurang paham dengan soal dari dosen ini. Tapi saya akan berbagi hal ini kepada anda. karena memang dasarnya dosen selalu membagikan hal tersulit lebih dahulu dari pada yang termudah. hehe Just kidding.
 


Nah setelah anda melihat Gambaran dari Flowchartnya, saya juga akan memberikan sebuah script atau Coding nya untuk membuat program algoritma ini.
Lihat dibawah ini : Copas dan coba pada Aplikasi dev anda  !


#include <iostream>
using namespace std;
int main () {
int premium, solar, pertamax, K;
cout <<"daftar harga premium, solar dan pertamax dari 1 sampai 10 liter"<<endl;
premium =7300;
solar = 6700;
pertamax =11650;
for( K=0;K <=10;K++)
{premium = K*7300;
solar = K*6700;a
pertamax =K*11650;
cout <<"harga premium dalam " <<K<<" liter adalah = "<<premium<<endl;
cout <<"harga solar dalam " <<K<<" liter adalah = "<<solar<<endl;
cout <<"harga pertamax dalam " <<K<<" liter adalah = "<<pertamax<<endl;}

}

Mengenal Struktur Percabangan Pada Materi algoritma dan Struktur data

  
Berikut Penjelasannya :
Tahap pertama
Disini tentunya kita akan memperkenalkan variabel terlebih dahulu


Tahap Kedua
dan disini Kita tentukan berapa harga BBM premium, solar dan pertamaxnya.


Tahap ketiga
Selanjutnya dalam tahap ini barulah fungsi for to do akan di gunakan
contoh : For K = 1 to 10 do, maksud nya ,, untuk 1 sampai 10 maka lakukan.
setelah itu barulah masuk ke tahap selanjutnya yaitu pemberian rumus untuk K=1 sampai K=10.


Tahap keempat
Kemudian dalam tahap ini , kita akan memberikan rumus untuk harga premium,solar dan pertamax.

Tahap kelima

Lalu kemudian dalam tahap ini kita akan menampilkan output dari rumus apa yang kita buat........

Berikut gambaran pada program dev nya.

Klik Memperbesar
Setelah itu cobalah untuk me- Run and Compile program tersebut, maka hasilnya akan seperti pada gambar berikut ini :
Nah, terlihat bukan ??? Contoh program ini ada susah dan senangnya bagi saya admin untuk menuliskan, tapi untuk kepentingan berbagi saya rasa tidak perlu merugi untuk saya. karena dengan ini saya dapat banyak belajar dan mampu mengolah program - program yang mungkin saat ini masih terbilang kecil dan sederhana, namun kedepannya saya akan mencoba program yang lebih besar dan membuat suatu program yang dapat saya ditribusikan ke sebuah perusahaan - perusahaan besar yang ada. Itulah impian saya. hehehe

BACA : Algoritma Lengkap

Membuat Program Pertambahan Menggunakan Aplikasi Dev C++



Pengenalan Algoritma dan Struktur data

Materi Teknik Informatika
Pembahasan Algoritma dan Struktur data
by : technology Information
_____________________________________________________________________________________________


 PENGERTIAN ALGORITMA
            Algoritma merupakan Urutan langkah-langkah logis dalam penyelesaian masalah yang sistematis.
Tentunya dalam  menyusun Sebuah Algoritma yang baik, diperlukan sebuah Susunan yang tepat. Maka diperlukanlah sebuah media agar suatu hal yang ingin kita pecahkan lebih mudah untuk di Mengerti. Didalam materi ini digunakanlah Simbol-simbol Flowchart.
Pengertian Flowchart = (Diagram alur) adalah urutan instruksi-instruksi program yang digambarkan dalam bentuk suatu diagram

PENGERTIAN STRUKTUR DATA

            Struktur data merupakan cara penyimpanan penyusunan dan pengaturan data didalam media penyimpanan komputer sehingga data tersebut digunakan secara Efisien.
Dalam Algoritma dan Dstruktur data digunakan banyak perintah  Seperti :

Include, Merupakan suatu perintah yang digunakan untuk Memulai Program pada aplikasi yang kita gunakan untuk Membuat Struktur data.

=, <=, >=, <>, Merupakan Operator Relasi, yang Digunakan Biasanya saat ada Percabangan

TIPE DATA
Tipe data merupakan hal penting dalam membuat suatu program, tipe data inilah yang kita gunakan sebagai Variabel yang berfungsi untuk menetukan tipe yang akan kita masukkan dalam program.

·         String = Digunakan untuk Huruf A-Z, misal (Nama, alamat)
·         Integer = Digunakan untuk Angka 1-0, Hitungan bilangan angka Bulat
·         Real atau Double = Digunakan untuk Bilangan Angka Pecahan 8 byte
·         Float = Digunakan untuk Bilangan Pecahan 4 Byte
·         Boolean = Digunakan untuk Menghasilkan bentuk keluaran nilai True dan False
       Dan banyak Lagi seharusnya tipe data yang harus saya Bagikan, namun tenang saja, karena akan tetap kita mendapatkan hal yang tertinggal di lain waktu dengan Ilmu yang nantinya saya dapatkan..
         Daftar Penelusuran tentang Algoritma dan Struktur data, Akan Selalu diperbarui seiring berjalannya Waktu..
  1.      Simbol-simbol Flowchart dan definisi
  2.      Contoh Flowchart Sederhana (Nasi Goreng)
  3.      Contoh Strukturdata Proses menghitung (Luas Tabung)
  4.      Contoh Soal Program Segitiga
  5. Membuat Program Pertambahan Dengan Aplikasi Dev C++
  6. Mengenal Struktur Percabangan pada Materi algoritma dan Struktur data 

Dan Banyak Lagi Materi yang akan saya sampaikan seiring berjalannya waktu dan bertambahnya Ilmu yang saya Dapat di Perguruan tinggi dimana saya Menggali Ilmu. Terimakasih dan harap Dapat Berinteraksi dengan anda Pada Sewaktu-waktu yang tersedia.


KLIK DISINI UNTUK MELANJUTKAN MELIHAT DAFTAR PEMBAHASAN ARTIKEL MENGENAI ALGORITMA DISINI »

Membuat Program Pertambahan Menggunakan Aplikasi Dev C++

Pembahasan Kali ini Saya akan Menuliskan serta Mempelajari Tentang Algoritma dan struktur data dengan menggunakan Aplikasi Dev C++, Yang mana Aplikasi ini digunakan untuk membuat program sederhana bahasa C atau C++. Untuk Download Aplikasinya Disini.

Saat sebelumnya saya juga telah ada memmposting pada bagian Pemrograman pascal, Yaitu Pemrograman yang hampir sama kok dengan pembuatan pemrograman algoritma dan struktur data ini. Hanya ada sedikit statement - statementnya yang berbeda sedikit saja. Tapi jika dilihat memang dibilang sama juga bisa.

Yang disini dan Disana, Kali ini kita akan mencoba membuat Program Sederhana Terlebih Dahulu, Yaitu Pertambahan
Begini Scriptnya. Silahkan ketik Scriptnya untuk mempelajarinya di program Dev anda sendiri
Klik Untuk Memperbesar gambar

Berikut Kodenya Jika dituliskan :
#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
    int A,B,C;
      
    cout<<"Input Nilai B = ";
    cin>>B;
    cout<<"Input Nilai C = ";
    cin>>C;
   
    A=B+C;
    cout<<A;
   
    return 0;


Untuk Keterangan pada screenshoot diatas : Jika tidak ada Missing atau peringatan yang keluar maka program dapat di RUN (F10), untuk baca tentang variable program diatas menggunakan integer. 

Baca Untuk Memahami :

Pengenalan Algoritma dan Struktur data

Jika Berhasil dalam pengetikan Script kodenya, maka jika DiRUN akan menjadi seperti ini tampilannya dilayar.
 Masukkan Atau Input Nilai B, 
Lalu akan tampil Input Nilai A,
Terakhir akan tampil Hasil dari B + A

Baca Juga : 

Mengenal Struktur Percabangan Pada Materi algoritma dan Struktur data

CONTOH SOAL PROGRAM SEGITIGA LAINNYA

Seperti Ini Penampakan Keseluruhannya  :

Itulah Tadi Pembahasan Mengenai Algoritma Dan Struktur Data mengenai Membuat Program Pertambahan dengan Aplikasi Dev-C++.
Sebenarnya banyak lagi program yang pastinya akan saya Bagikan diblog ini, Hitung-hitung sebagai bahan arsip perkuliahan saya nantinya dan bisa menjadi pedoman saya jika saya lupa dalam pembelajaran program Algoritma dan Struktur data : Baca Algoritma semua ada disini :About Algoritma. Selamat membaca Postingan yang saya bagikan disini semoga juga menjadi pedoman bagi kita yang membacanya. silahkan Komentar jika dirasa ada yang kurang dan salah dalam penulisan artikel yang saya bagikan disini.
Terimakasih, Semoga bermanfaat.

Mengenal Struktur Percabangan Pada Materi algoritma dan Struktur data

Kondisi merupakan hal yang menentukan didalam mengambil keputusan mengenai tindakan yang diambil. Didalam pemrograman kondisi dikenal dalam bentuk IF, CASE ataupun yang setara. 


Pernyataan If

Adapun pernyataan yang pertama berbentuk  :

IF kondisi(-kondisi) yang harus dipenuhi

                     Pernyataan
                     Pernyataan
                     ……
                     ……


Bagan alurnya adalah sebagai berikut :

GAMBAR IF...ELSE
            Pada bentuk if, pernyataan hanya akan dijalankan kalau kondisi bernilai benar. Yang terpenting dari bagan alur diatas adalah kondisinya. Kodisilah yang menentukan apakah sebuah pernyataan program akan dieksekusi atau tidak
Contoh pseudocode dari bentuk pernyataan if adalah :


Variabel :
Suhu : bilangan nyata
Mulai
            Masukkan suhu tubuh pada variable suhu
            Jika Suhu > 37  maka nyatakan panas
Selesai

 
Pernyataan tersebut bisa dterjemahkan kedalam bahasa pemrograman dibawah ini :


Pada pernyataan diatas “Panas” tidak selalu ditampilkan tergantung kepada  nilai yang dimasukkan oleh user. Tetapi pernyataan ‘Selesai’ akan selalu ditampilkan karena tidak tergantung kepada kondisi if.

 Pernyataan If....Else
Pernyataan if..else digunakan untuk menguji sebuah kondisi. Bila kondisi yang diuji terpenuhi, program akan menjalankan pernyuataan-pernyataan tertentu; dan bila kondisi yang diuji salah, program akan menjalankan pernyatan-pernyataan yang lain. Bentuk umum pernyataan if..else adalah sebagai berikut:

                IF kondisi(-kondisi) yang harus dipenuhi

                            Pernyataan

                        Pernyataan
                        ……
                        ……
            ELSE

                            Pernyataan

                        Pernyataan
                        ……
                        ……
Kondisi sendiri merupakan suatu ekspresi bertipe boolean, artinya hanya dapat bernilai benar (true) atau salah (false).
Bagan alurnya adalah sebagai berikut :
 
GAMBAR IF....ELSE





Pada bentuk ini :
  1. Pernyataan sesudah if akan dieksekusi kalau kondisi bernilai benar
  2. Pernyataan sesudah else akan dieksekusi kalau kondisi bernilai salah

Sebagai contoh diinginkan tampilan :
  1. Suhu tinggi jika bernilai lebih dari 37
  2. Suhu tidak tinggi kalau kurang atau sama dengan 37

Maka contoh pseudocodenya adalah sebagai berikut :
Variabel :
Suhu : bilangan nyata
Mulai

            Masukkan suhu tubuh pada variable suhu

            Jika Suhu > 37  maka nyatakan panas

            Selain itu nyatakan tidak panas

Selesai

Pernyataan tersebut bisa diterjemahkan kedalam bahasa pemrograman dibawah ini :

 

 Pernyataan if..else if

Dalam kasus-kasus tertentu, sebuah konstruksi if dan else dapat terdapat bentuk bersarang (nested). Bentuk bersarang merupakan contoh bentuk dari sebuah atau beberapa buah pernyataan if dan else yang terdapat didalam bentuk if dan else yang lainnya. Nested IF dan ELSE merupakan pernyataan yang lebih rumit dibandingkan dengan pernyataan IF dan ELSE sederhana.
Berikut ini adalah contoh bentuk pernyataan tersebut :
 


Contoh dari pemrograman dengan menggunakan nested if adalah sebagai berikut :


Pernyataan Case
Pernyataan Case digunakan untuk menyederhanakan konstruksi if..else if yang terlalu banyak. Sebagai contoh, program berikut:
If ( x = 0) then
               Writeln(‘X bernilai 0’)
Else if (x = 1) then
               Writeln(‘X bernilai 1’)
Else if (x = 2) then
Writeln(‘X bernilai 2’)
Else if (x = 3) then
               Writeln(‘X bernilai 3’)
Else
               Writeln(‘X tidak bernilai 0, 1,  2, ataupun 3’);

Dapat diganti menjadi lebih ringkas dan mudah dibaca dengan program berikut:

0 : Writeln(‘X bernilai 0’);
1 : Writeln(‘X bernilai 1’);
2 : Writeln(‘X bernilai 2’);
3 : Writeln(‘X bernilai 3’);
else
 Writeln(‘X tidak bernilai 0, 1, 2, ataupun 3’);;
End;

Jika dilihat pada contoh di atas bahwa meskipun hasil dari kedua program tersebut sama tetapi penulisan dengan case lebih mudah dibaca.
 
Contoh-contoh soal:
1.    Tulislah algoritma dan program yang menampilkan ’Genap’ jika suatu bilangan adalah bilangan genap atau ’Ganjil’ jika bilangan tersebut adalah bilangan ganjil. Nilai masukan adalah bilangan bulat, yaitu x, dimana 0 ≤ x ≤ 65535. keluaran dari program ini adalah ’Bilangan Genap’ atau ’Bilangan ganjil’.
Jawab:
Suatu bilangan dikatakan bilangan genap jika habis dibagi 2. dengan demikian algoritma pengecekan bilangan genap atau ganjil dapat dituliskan sebagai berikut:
  1. Masukkan x.
  2. jika (x habis dibagi 2 ) maka kerjakan baris 3; jika tidak  kerjakan baris 4.
  3. tulis ’Bilangan genap’. Selesai.
  4. tulis ’Bilangan ganjil’. Selesai.

Contoh program dalam Pascal untuk mengecek suatu bilangan termasuk bilangan ganjil atau genap:
Var
x: word;
begin
write (‘Masukkan suatu bilangan bulat sembarang: ‘);
readln(x);
if (x mod 2 = 0) then
writeln (‘Bilangan genap’)
else    
writeln (‘Bilangan ganjil’);
end.

Keluaran dari program tersebut adalah sebagai berikut:
Masukkan suatu bilangan bulat sembarang: 25
Bilangan ganjil

Masukkan suatu bilangan bulat sembarang: 4
Bilangan genap
  Baca Juga :
Membuat Program Pertambahan Menggunakan Aplikasi Dev C++

1.    Tulislah algoritma dan program yang meminta masukan bilangan bulat dari pengguna. Jika pengguna memasukkan 0, program menampilkan ’Minggu’; jika pengguna memasukkan 1, program menampilkan ’Senin’, dan seterusnya sampai dengan ’Sabtu’. Jika pengguna memasukkan nilai di luar jangkauan 0 sampai dengan 6, program menuliskan ’Hari tidak Valid’.
Jawab:
Algoritma untuk menampilkan hari dapat dituliskan sebagai berikut:
 

  1. Masukkan x.
  2. Jika (x = 0) Tulis ’Minggu’. Selesai.
  3. Jika (x = 1) Tulis ’Senin’. Selesai.
  4. Jika (x = 2) Tulis ’Selasa’. Selesai.
  5. Jika (x = 3) Tulis ’Rabu’. Selesai.
  6. Jika (x = 4) Tulis ’Kamis’. Selesai.
  7. Jika (x = 5) Tulis ’Jumat’. Selesai.
  8. Jika (x = 6) Tulis ’Sabtu’. Selesai.
  9. Tulis ’Hari tidak Valid’
Jika ditulis dalam program Pascal sebagai berikut:

Var

x : byte;

begin

write (’ Masukkan bilangan bulat (0 – 6): ’);

readln (x);

case (x) of

0: writeln (’Minggu’);

1: writeln (’Senin’);

2: writeln (’Selasa’);

3: writeln (’Rabu’);

4: writeln (’Kamis’);

5: writeln (’Jumat’);

6: writeln (’Sabtu’);

else

writeln (’Hari tidak Valid’);

end;

end.

Keluaran dari  program di atas adalah sebagai berikut:
Masukkan bilangan bulat (0 – 6) : 5
Jumat

Itulah Tadi Pembahasan Mengenai Struktur Percabangan atau Sering dikatakan IF. Akan Selalu Bertambah seiring berjalannya waktu.. Semoga Bermanfaat.